Terjemahkan

Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

40 Soal TKA Bahasa Indonesia SMA HOTS Berbasis Stimulus Lengkap dengan Kunci Jawaban

40 Soal TKA Bahasa Indonesia SMA HOTS Berbasis Stimulus Lengkap dengan Kunci Jawaban

Postingan ini berisi 40 soal TKA Bahasa Indonesia tingkat SMA berbasis stimulus. Soal dirancang untuk melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS), seperti menemukan informasi implisit, menarik simpulan argumen, menganalisis kohesi dan koherensi, menilai keandalan sumber, serta memahami bahasa figuratif. Setiap soal memiliki pilihan A–E dengan satu jawaban paling tepat. Kunci jawaban disediakan di bagian akhir agar dapat digunakan sebagai latihan mandiri terlebih dahulu.

A. INFORMASI IMPLISIT

Soal 1

Sejak awal semester, sekolah itu menerapkan kebijakan membawa botol minum sendiri. Tempat sampah di sekitar kantin memang tampak lebih kosong daripada sebelumnya. Namun, setelah jam istirahat, petugas kebersihan masih harus mengangkut beberapa kantong plastik berisi gelas sekali pakai dari ruang kelas. Ketika ditanya, beberapa siswa mengatakan bahwa mereka sudah membawa botol minum, tetapi tetap membeli minuman kemasan karena dianggap lebih praktis.
Informasi implisit yang paling tepat berdasarkan stimulus tersebut adalah ... ---
  1. Kebijakan sekolah sepenuhnya gagal mengurangi sampah plastik.
  2. Siswa tidak memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
  3. Perubahan perilaku tidak cukup hanya dengan menyediakan kebijakan atau fasilitas.
  4. Petugas kebersihan menjadi penyebab meningkatnya sampah plastik di sekolah.
  5. Membawa botol minum justru membuat siswa lebih sering membeli minuman.

Soal 2

Dalam rapat OSIS, sebagian besar anggota menyetujui program membaca 15 menit sebelum pembelajaran dimulai. Program tersebut dianggap sederhana dan tidak membutuhkan biaya besar. Namun, ketua OSIS mengusulkan agar sekolah terlebih dahulu mengetahui jenis bacaan yang diminati siswa. Menurutnya, program yang diwajibkan tanpa mempertimbangkan minat justru berpotensi membuat kegiatan membaca dipandang sebagai beban tambahan.
Pernyataan yang dapat disimpulkan secara implisit adalah ... ---
  1. Program membaca tidak cocok diterapkan di sekolah.
  2. Minat siswa merupakan salah satu faktor yang dapat menentukan keberhasilan program literasi.
  3. Siswa hanya mau membaca jika memperoleh hadiah.
  4. Ketua OSIS menolak seluruh program literasi sekolah.
  5. Program literasi membutuhkan biaya yang besar.

Soal 3

Banyak orang menganggap perpustakaan yang sepi menunjukkan bahwa siswa tidak suka membaca. Akan tetapi, dalam sebuah survei kecil, sebagian siswa mengatakan mereka lebih sering membaca artikel digital karena dapat mengaksesnya melalui ponsel. Sebagian lainnya mengaku tetap membaca buku cetak, tetapi lebih memilih membacanya di rumah karena perpustakaan sekolah dianggap terlalu ramai pada jam istirahat.
Informasi tersirat yang paling kuat adalah ... ---
  1. Siswa telah meninggalkan buku cetak sepenuhnya.
  2. Perpustakaan sekolah tidak lagi diperlukan.
  3. Tingkat kunjungan perpustakaan tidak selalu mencerminkan minat baca siswa.
  4. Membaca artikel digital selalu lebih baik daripada membaca buku.
  5. Siswa hanya membaca ketika berada di rumah.

Soal 4

Pemerintah daerah memasang sejumlah papan larangan membuang sampah di sungai. Beberapa bulan kemudian, jumlah papan bertambah, tetapi petugas masih menemukan sampah rumah tangga di lokasi yang sama. Warga sekitar mengatakan bahwa mereka mengetahui larangan tersebut. Namun, sebagian warga mengaku tidak memiliki tempat pembuangan sampah yang mudah dijangkau.
Apa informasi implisit yang paling tepat? ---
  1. Warga sengaja melanggar semua peraturan pemerintah.
  2. Papan larangan tidak memiliki fungsi sama sekali.
  3. Kepatuhan terhadap aturan juga dipengaruhi oleh tersedianya alternatif perilaku yang memungkinkan.
  4. Pemerintah daerah tidak pernah melakukan sosialisasi.
  5. Sampah rumah tangga merupakan satu-satunya penyebab pencemaran sungai.

Soal 5

Seorang siswa memperoleh nilai tinggi dalam tes pilihan ganda. Namun, ketika diminta menjelaskan alasan di balik jawabannya, ia kesulitan menyusun penjelasan secara runtut. Guru kemudian memberikan tugas berupa analisis kasus yang tidak menyediakan pilihan jawaban. Pada tugas tersebut, siswa membutuhkan waktu lebih lama dan beberapa kali mengubah jawabannya.
Informasi implisit yang paling tepat adalah ... ---
  1. Tes pilihan ganda tidak dapat mengukur kemampuan apa pun.
  2. Siswa tersebut sebenarnya tidak memahami seluruh materi yang diujikan.
  3. Bentuk asesmen dapat memunculkan aspek kemampuan yang berbeda.
  4. Tugas analisis selalu lebih mudah daripada pilihan ganda.
  5. Nilai tinggi pada pilihan ganda selalu menunjukkan kemampuan berpikir rendah.

Soal 6

Sebuah sekolah mengganti sebagian tugas tertulis dengan presentasi kelompok. Guru berharap siswa lebih aktif berbicara. Setelah beberapa minggu, siswa yang sejak awal percaya diri memang lebih sering tampil, sedangkan siswa yang pemalu cenderung mengambil peran di belakang layar. Guru kemudian mulai memberikan kesempatan presentasi individual secara bertahap.
Informasi tersirat yang paling tepat adalah ... ---
  1. Presentasi kelompok harus dilarang.
  2. Semua siswa memiliki tingkat kepercayaan diri yang sama.
  3. Strategi pembelajaran perlu mempertimbangkan karakteristik dan kebutuhan peserta didik.
  4. Siswa pemalu tidak mampu berbicara di depan umum.
  5. Presentasi individual selalu lebih efektif daripada kerja kelompok.

Soal 7

Di media sosial, sebuah video tentang seorang tokoh publik memperoleh jutaan tayangan dalam waktu singkat. Banyak pengguna langsung menyebut tokoh tersebut tidak bertanggung jawab. Beberapa hari kemudian, muncul rekaman lengkap yang menunjukkan bahwa potongan video pertama telah dipisahkan dari konteks percakapan. Setelah melihat rekaman lengkap, sebagian pengguna menghapus komentar mereka.
Informasi implisit yang paling tepat adalah ... ---
  1. Semua video di media sosial pasti menyesatkan.
  2. Jumlah tayangan merupakan ukuran kebenaran informasi.
  3. Informasi yang tampak meyakinkan tetap perlu dipahami dalam konteks yang lengkap.
  4. Pengguna media sosial tidak mampu menilai informasi.
  5. Rekaman lengkap selalu menunjukkan seseorang tidak bersalah.

Soal 8

Sebuah kota membangun jalur sepeda dengan harapan mengurangi kemacetan. Setahun kemudian, jumlah pesepeda memang meningkat, tetapi kemacetan kendaraan bermotor belum banyak berubah. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar pengguna sepeda sebelumnya memang sudah menggunakan sepeda, sedangkan pengguna mobil belum berpindah moda secara signifikan.
Informasi implisit yang paling tepat adalah ... ---
  1. Jalur sepeda tidak bermanfaat bagi masyarakat.
  2. Peningkatan jumlah pesepeda belum tentu langsung menghasilkan penurunan kemacetan.
  3. Semua pengguna mobil menolak menggunakan sepeda.
  4. Kemacetan hanya disebabkan oleh kendaraan bermotor.
  5. Pemerintah seharusnya menghentikan pembangunan jalur sepeda.

B. SIMPULAN ARGUMEN

Soal 9

Sebagian sekolah mulai menggunakan kecerdasan buatan untuk membantu siswa mencari informasi. Teknologi tersebut dapat mempercepat proses pencarian dan memberikan berbagai alternatif penjelasan. Namun, jika siswa hanya menyalin jawaban yang dihasilkan AI, proses berpikir dapat berkurang. Oleh karena itu, penggunaan AI dalam pembelajaran sebaiknya diarahkan sebagai alat untuk menguji, membandingkan, dan mengembangkan gagasan, bukan sebagai pengganti proses berpikir siswa.
Simpulan argumen yang paling tepat adalah ... ---
  1. AI harus dilarang di sekolah karena dapat mengurangi kemampuan berpikir.
  2. AI merupakan sumber informasi yang selalu benar.
  3. AI dapat bermanfaat dalam pembelajaran apabila penggunaannya tetap menempatkan kemampuan berpikir siswa sebagai pusat.
  4. Siswa tidak perlu lagi mencari informasi dari sumber lain setelah menggunakan AI.
  5. Semua tugas sekolah sebaiknya dikerjakan menggunakan AI.

Soal 10

Pembelajaran daring memberikan fleksibilitas waktu dan memungkinkan siswa mengakses materi dari berbagai tempat. Akan tetapi, fleksibilitas tersebut tidak otomatis meningkatkan hasil belajar. Siswa yang memiliki kemampuan mengatur waktu dengan baik cenderung lebih mampu mengikuti pembelajaran. Sebaliknya, siswa yang kesulitan mengelola waktu dapat menunda tugas hingga mendekati batas pengumpulan.
Simpulan yang paling kuat adalah ... ---
  1. Pembelajaran daring lebih buruk daripada pembelajaran tatap muka.
  2. Keberhasilan pembelajaran daring dipengaruhi pula oleh kemampuan belajar mandiri siswa.
  3. Siswa tidak dapat belajar dengan baik melalui internet.
  4. Pembelajaran daring hanya cocok untuk siswa berprestasi.
  5. Fleksibilitas waktu selalu menyebabkan siswa menunda tugas.

Soal 11

Kota yang memiliki banyak ruang terbuka hijau cenderung mempunyai suhu lingkungan yang lebih rendah dibandingkan kawasan yang didominasi beton dan aspal. Pepohonan memberikan keteduhan dan membantu proses penguapan air. Selain itu, ruang terbuka hijau dapat menjadi tempat masyarakat beraktivitas. Karena itu, keberadaan ruang terbuka hijau tidak semata-mata berkaitan dengan keindahan kota.
Simpulan argumentatif yang paling tepat adalah ... ---
  1. Semua ruang terbuka hijau harus diubah menjadi taman bermain.
  2. Ruang terbuka hijau hanya diperlukan di kota besar.
  3. Ruang terbuka hijau memiliki fungsi ekologis dan sosial yang penting bagi perkotaan.
  4. Beton dan aspal harus dihilangkan dari semua wilayah kota.
  5. Suhu kota hanya ditentukan oleh jumlah pepohonan.

Soal 12

Sekolah yang memberikan banyak pekerjaan rumah belum tentu menghasilkan siswa dengan prestasi akademik lebih tinggi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa beban tugas yang terlalu banyak dapat mengurangi waktu istirahat dan aktivitas lain yang juga mendukung perkembangan siswa. Yang lebih penting adalah kualitas tugas, keterkaitannya dengan tujuan pembelajaran, serta kesempatan siswa untuk memperoleh umpan balik.
Simpulan yang paling sesuai adalah ... ---
  1. Pekerjaan rumah tidak diperlukan dalam pendidikan.
  2. Semua tugas sekolah menyebabkan stres.
  3. Efektivitas pekerjaan rumah lebih ditentukan oleh kualitas dan relevansinya daripada jumlahnya semata.
  4. Siswa seharusnya tidak diberikan tugas di luar sekolah.
  5. Prestasi akademik tidak berkaitan dengan pembelajaran.

Soal 13

Sebuah daerah meningkatkan jumlah kamera pengawas di jalan raya. Pelanggaran lalu lintas memang menurun pada ruas jalan yang dipantau. Namun, pelanggaran kembali meningkat ketika pengawasan tidak terlihat. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian pengendara masih mematuhi aturan terutama karena adanya pengawasan, bukan karena memahami alasan keselamatan di balik aturan tersebut.
Simpulan yang paling tepat adalah ... ---
  1. Kamera pengawas tidak efektif.
  2. Pengawasan dapat membantu meningkatkan kepatuhan, tetapi pembentukan kesadaran tetap diperlukan agar kepatuhan lebih berkelanjutan.
  3. Pengendara hanya patuh jika takut dihukum.
  4. Semua pelanggaran lalu lintas dapat diatasi dengan kamera.
  5. Pendidikan keselamatan lalu lintas tidak diperlukan.

Soal 14

Perusahaan yang menerapkan sistem kerja fleksibel melaporkan peningkatan kepuasan sebagian karyawan. Namun, beberapa karyawan justru merasa batas antara pekerjaan dan kehidupan pribadi menjadi kabur. Produktivitas juga tidak meningkat secara seragam pada semua divisi. Faktor jenis pekerjaan, kemampuan mengatur waktu, dan pola komunikasi tim ternyata turut memengaruhi hasil penerapan sistem tersebut.
Simpulan argumentatif yang paling tepat adalah ... ---
  1. Sistem kerja fleksibel pasti meningkatkan produktivitas.
  2. Sistem kerja fleksibel pasti merugikan karyawan.
  3. Dampak sistem kerja fleksibel bergantung pada kondisi pekerjaan dan kemampuan organisasi mengelolanya.
  4. Semua perusahaan harus kembali bekerja dari kantor.
  5. Kepuasan karyawan tidak berkaitan dengan sistem kerja.

Soal 15

Membaca berita dari satu sumber dapat membuat pembaca menerima sudut pandang tertentu tanpa mengetahui informasi yang mungkin berbeda. Membandingkan beberapa sumber memungkinkan pembaca menemukan kesamaan, perbedaan, bahkan kontradiksi. Dengan demikian, pembaca dapat menilai informasi berdasarkan bukti yang lebih beragam.
Simpulan yang paling tepat adalah ... ---
  1. Semua sumber berita pasti memiliki informasi yang berbeda.
  2. Membandingkan beberapa sumber dapat membantu pembaca menilai informasi secara lebih kritis.
  3. Pembaca tidak boleh mempercayai media mana pun.
  4. Berita dari satu sumber selalu salah.
  5. Semua berita harus memiliki pendapat yang sama.

Soal 16

Program penghijauan sekolah berhasil menanam ratusan pohon. Akan tetapi, setelah beberapa bulan, sebagian tanaman mati karena tidak ada jadwal pemeliharaan yang jelas. Sekolah kemudian membuat pembagian tugas penyiraman dan pemantauan. Tingkat kelangsungan hidup tanaman meningkat setelah mekanisme pemeliharaan diterapkan.
Simpulan argumentatif yang paling tepat adalah ... ---
  1. Menanam pohon merupakan kegiatan yang sia-sia.
  2. Keberhasilan program penghijauan tidak hanya bergantung pada jumlah tanaman yang ditanam, tetapi juga keberlanjutan pemeliharaannya.
  3. Semua tanaman membutuhkan jumlah air yang sama.
  4. Program penghijauan hanya berhasil jika dilakukan oleh guru.
  5. Pembagian tugas tidak berkaitan dengan keberhasilan program.

C. KOHESI DAN KOHERENSI

Soal 17

Perhatikan paragraf berikut.
Sampah makanan menjadi persoalan di banyak kota. Makanan yang terbuang tidak hanya berarti hilangnya bahan pangan, tetapi juga sumber daya yang digunakan untuk memproduksinya. Oleh karena itu, pengurangan sampah makanan perlu dilakukan sejak tingkat rumah tangga. Selain itu, masyarakat dapat merencanakan pembelian sesuai kebutuhan.
Fungsi penggunaan kata “Oleh karena itu” adalah ... ---
  1. menunjukkan pertentangan
  2. menunjukkan hubungan sebab-akibat
  3. menunjukkan perbandingan
  4. menunjukkan urutan waktu
  5. memperkenalkan contoh

Soal 18

Banyak siswa menggunakan gawai untuk mencari informasi. Namun, tidak semua informasi yang ditemukan dapat dipercaya. Karena itu, kemampuan mengevaluasi sumber menjadi penting. Kemampuan tersebut membantu siswa membedakan informasi yang didukung bukti dari informasi yang sekadar menarik perhatian.
Hubungan antarkalimat dalam paragraf tersebut terutama dibangun melalui ... ---
  1. pengulangan kata tanpa hubungan logis
  2. pertentangan, sebab-akibat, dan penjelasan
  3. kronologi peristiwa
  4. perbandingan dua tokoh
  5. deskripsi tempat

Soal 19

Kalimat-kalimat berikut belum tersusun secara tepat.
Akibatnya, banyak siswa tidak memiliki waktu cukup untuk membaca.
Penggunaan media sosial di kalangan remaja terus meningkat.
Kondisi tersebut dapat mengurangi waktu yang sebelumnya digunakan untuk aktivitas membaca.
Sebagian siswa menghabiskan beberapa jam setiap hari untuk melihat berbagai konten.
Urutan yang paling koheren adalah ... ---
  1. 1–2–3–4
  2. 2–4–3–1
  3. 3–2–4–1
  4. 4–1–2–3
  5. 2–3–1–4

Soal 20

Pemerintah menyediakan transportasi umum dengan tarif terjangkau. \_\_\_\_\_\_\_\_, masyarakat masih menghadapi persoalan ketepatan waktu dan keterhubungan antarjalur. \_\_\_\_\_\_\_\_, sebagian warga tetap memilih kendaraan pribadi karena perjalanan dianggap lebih praktis.
Konjungsi yang paling tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah ... ---
  1. Bahkan — kemudian
  2. Namun — akibatnya
  3. Oleh karena itu — meskipun
  4. Selain itu — sebaliknya
  5. Dengan demikian — sementara

Soal 21

Literasi digital tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menggunakan perangkat teknologi. Kemampuan tersebut juga mencakup kemampuan menilai kredibilitas informasi. Hal ini penting karena informasi digital dapat disebarkan dengan sangat cepat.
Rujukan kata “kemampuan tersebut” merujuk pada ... ---
  1. penggunaan perangkat teknologi
  2. literasi digital
  3. kemampuan menilai kredibilitas informasi
  4. penyebaran informasi
  5. perangkat digital

Soal 22

Beberapa sekolah mulai menerapkan kebun sekolah. Program ini tidak hanya menghasilkan tanaman pangan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran. Siswa dapat mengamati pertumbuhan tanaman secara langsung. Mereka kemudian mencatat perubahan yang terjadi dan membandingkannya dengan teori yang dipelajari di kelas.
Kohesi leksikal yang paling menonjol dalam paragraf tersebut adalah ... ---
  1. repetisi dan kata yang memiliki hubungan makna
  2. antonimi
  3. hiponimi tanpa repetisi
  4. sinonimi sempurna
  5. penggunaan kata serapan

Soal 23

Perhatikan paragraf berikut.
Perpustakaan sekolah memperpanjang jam layanan hingga sore. Banyak siswa memanfaatkan fasilitas tersebut untuk belajar setelah kegiatan pembelajaran selesai. Koleksi buku sejarah juga diperbarui. Oleh sebab itu, beberapa siswa mulai mengembangkan kebiasaan belajar di perpustakaan.
Jika kalimat ketiga dihilangkan, ... ---
  1. paragraf tetap utuh tanpa perubahan makna
  2. hubungan antarkalimat menjadi lebih lemah karena alasan perubahan kebiasaan menjadi kurang jelas
  3. paragraf menjadi tidak memiliki subjek
  4. kata “Oleh sebab itu” harus diganti menjadi “Namun”
  5. informasi utama paragraf berubah menjadi koleksi buku

Soal 24

Remaja membutuhkan ruang untuk mengembangkan kreativitas. Sekolah dapat menyediakan kegiatan seni, olahraga, penelitian, atau organisasi. Kegiatan-kegiatan tersebut memberi kesempatan kepada siswa untuk mencoba berbagai peran. Dengan pengalaman itu, siswa dapat mengenali minat dan potensinya.
Alasan penggunaan frasa “kegiatan-kegiatan tersebut” efektif dalam paragraf adalah ... ---
  1. menghilangkan seluruh informasi sebelumnya
  2. menghindari pengulangan daftar kegiatan secara berlebihan sekaligus menjaga hubungan antarkalimat
  3. menunjukkan pertentangan antarkalimat
  4. menggantikan subjek “sekolah”
  5. menunjukkan hubungan waktu

D. KEANDALAN SUMBER

Soal 25

Seorang siswa menemukan dua artikel tentang manfaat minuman herbal.
Artikel A ditulis oleh akun anonim. Artikel tersebut menyatakan bahwa minuman herbal tertentu dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Tidak terdapat daftar referensi atau data penelitian.
Artikel B diterbitkan oleh lembaga penelitian kesehatan. Artikel tersebut menjelaskan hasil penelitian, mencantumkan metode, jumlah responden, keterbatasan penelitian, dan daftar referensi.
Sumber yang lebih dapat diandalkan adalah ... ---
  1. Artikel A karena bahasanya lebih meyakinkan
  2. Artikel A karena menyatakan manfaat yang lebih banyak
  3. Artikel B karena menyediakan bukti, metode, keterbatasan, dan rujukan
  4. Keduanya sama karena membahas topik yang sama
  5. Artikel A karena berasal dari media sosial

Soal 26

Sebuah unggahan media sosial menyatakan:
“Menurut 97% pengguna, metode belajar X terbukti membuat nilai siswa naik dua kali lipat!”
Namun, unggahan tersebut tidak menyebutkan jumlah responden, identitas responden, periode penelitian, atau cara pengumpulan data.
Kelemahan utama sumber tersebut adalah ... ---
  1. menggunakan angka dalam pernyataannya
  2. tidak menjelaskan dasar metodologis dari klaim yang dibuat
  3. membahas pendidikan
  4. menggunakan media sosial
  5. memberikan kesimpulan

Soal 27

Siswa diminta mencari informasi tentang perubahan iklim. Ia menemukan:
1. Blog pribadi tanpa referensi.
2. Artikel jurnal ilmiah yang melalui proses penelaahan sejawat.
3. Video influencer yang memiliki jutaan pengikut.
4. Unggahan anonim yang mencantumkan grafik tanpa sumber.
Sumber yang paling kuat untuk menjadi dasar argumen akademik adalah ... ---
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 1 dan 3

Soal 28

Sebuah artikel berita mengutip pernyataan seorang pejabat tentang keberhasilan program pendidikan. Artikel tersebut hanya memuat klaim pejabat tanpa menyertakan data evaluasi program. Di sisi lain, laporan evaluasi independen memuat data sebelum dan sesudah program serta menjelaskan metode pengumpulan datanya.
Jika siswa ingin menilai efektivitas program, sumber yang lebih kuat adalah ... ---
  1. pernyataan pejabat karena pejabat mengetahui program tersebut
  2. artikel berita karena ditulis wartawan
  3. laporan evaluasi independen karena menyediakan data dan metode
  4. komentar masyarakat karena lebih mudah dipahami
  5. unggahan media sosial pejabat

Soal 29

Sebuah situs web menjelaskan manfaat suatu produk kesehatan. Situs tersebut ternyata dimiliki oleh perusahaan yang menjual produk itu. Artikel tersebut menggunakan beberapa istilah ilmiah, tetapi tidak mencantumkan penelitian yang mendukung klaim utamanya.
Faktor yang paling perlu dipertimbangkan ketika menilai sumber tersebut adalah ... ---
  1. panjang artikel
  2. banyaknya istilah ilmiah
  3. potensi konflik kepentingan dan ketiadaan bukti pendukung
  4. desain situs web
  5. jumlah gambar dalam artikel

Soal 30

Dua sumber memberikan data berbeda mengenai tingkat minat baca siswa.
- Sumber X: survei terhadap 25 siswa dari satu kelas.
- Sumber Y: survei terhadap 2.000 siswa dari berbagai sekolah dengan metode pengambilan sampel yang dijelaskan.
Pernyataan yang paling tepat adalah ... ---
  1. Sumber X pasti salah.
  2. Sumber Y lebih layak digunakan untuk membuat generalisasi karena cakupan dan metodenya lebih jelas.
  3. Sumber X lebih baik karena jumlah responden lebih sedikit.
  4. Keduanya tidak dapat digunakan.
  5. Jumlah responden tidak pernah berpengaruh terhadap kualitas data.

Soal 31

Sebuah artikel berjudul “Belajar dengan Musik Pasti Meningkatkan Kecerdasan!” mengutip satu penelitian kecil yang menemukan adanya peningkatan performa pada tugas tertentu. Penulis artikel kemudian menyimpulkan bahwa semua siswa yang belajar dengan musik akan menjadi lebih cerdas.
Masalah penalaran utama dalam artikel tersebut adalah ... ---
  1. menggunakan penelitian sebagai sumber informasi
  2. membuat generalisasi yang terlalu luas dari bukti yang terbatas
  3. menggunakan judul yang menarik
  4. membahas kecerdasan
  5. mencantumkan hasil penelitian

Soal 32

Seorang siswa hendak menggunakan sebuah statistik dalam esai. Ia menemukan angka yang sama di tiga situs berbeda. Setelah ditelusuri, ketiga situs tersebut ternyata menyalin data dari satu artikel lama tanpa mencantumkan sumber asli.
Tindakan paling tepat adalah ... ---
  1. menganggap data tersebut benar karena muncul di tiga situs
  2. memilih situs dengan desain paling profesional
  3. mencari sumber data asli dan memeriksa tahun, metode, serta konteks datanya
  4. menggunakan angka tersebut karena sudah populer
  5. menghapus semua statistik dari esai

E. BAHASA FIGURATIF

Soal 33

Perhatikan kalimat berikut.
“Di tengah hiruk-pikuk kota, perpustakaan kecil itu menjadi oase bagi para pencari pengetahuan.”
---
  1. perpustakaan merupakan tempat yang memiliki banyak tanaman
  2. perpustakaan menjadi tempat yang memberikan ketenangan dan sumber pengetahuan di tengah kesibukan
  3. perpustakaan berada di daerah yang kekurangan air
  4. pengunjung perpustakaan harus mencari sumber air
  5. perpustakaan hanya digunakan ketika seseorang merasa lelah

Soal 34

“Ketika hasil ujian diumumkan, dunia seakan runtuh di hadapannya. Nilainya jauh di bawah harapan meskipun ia telah belajar selama berbulan-bulan.”
Fungsi bahasa figuratif pada kalimat tersebut adalah ... ---
  1. menyampaikan fakta tentang bencana alam
  2. memperkuat gambaran tentang besarnya kekecewaan tokoh
  3. menunjukkan bahwa bangunan di sekitar tokoh runtuh
  4. menjelaskan keadaan geografis
  5. memberikan informasi kuantitatif

Soal 35

Perhatikan kutipan berikut.
“Nasihat gurunya menjadi kompas yang membantunya menentukan arah ketika harus memilih antara mengikuti tekanan teman atau mempertahankan prinsipnya.”
---
  1. benda yang digunakan untuk mengetahui arah mata angin
  2. alat untuk mengukur jarak
  3. pedoman yang membantu seseorang menentukan pilihan
  4. simbol perjalanan geografis
  5. alat navigasi digital

Soal 36

“Kritik itu memang pahit, tetapi justru dari rasa pahit tersebut ia belajar memperbaiki kesalahannya.”
---
  1. memiliki rasa seperti obat
  2. sulit diterima secara emosional tetapi memberikan manfaat
  3. tidak memiliki nilai
  4. menimbulkan rasa sakit secara fisik
  5. berhubungan dengan makanan

Soal 37

“Pagi itu, matahari tersenyum melalui celah dedaunan, sementara embun masih menggantung di ujung rumput.”
Penggunaan kata “tersenyum” merupakan ... ---
  1. hiperbola
  2. personifikasi
  3. ironi
  4. metonimia
  5. litotes

Soal 38

Perhatikan dua kalimat berikut.
Kalimat 1:
“Ia bekerja siang malam untuk menyelesaikan proyek tersebut.”
Kalimat 2:
“Ia bekerja sepanjang waktu dengan hampir tidak memberikan kesempatan bagi dirinya untuk beristirahat.”
Hubungan fungsi bahasa antara kedua kalimat tersebut adalah ... ---
  1. Kalimat 1 lebih literal daripada Kalimat 2.
  2. Kalimat 1 menggunakan ungkapan figuratif untuk menekankan intensitas kerja.
  3. Kalimat 2 menggunakan personifikasi.
  4. Kalimat 1 menggunakan ironi.
  5. Kedua kalimat tidak memiliki makna yang berhubungan.

Soal 39

“Komentar pedas di media sosial itu menjadi pisau bermata dua. Di satu sisi, kritik tersebut membuka kelemahan kebijakan. Di sisi lain, cara penyampaiannya justru memicu serangan pribadi.”
---
  1. komentar tersebut berisi ancaman fisik
  2. kritik memiliki dua dampak yang berlawanan, yaitu manfaat sekaligus risiko
  3. komentar tersebut ditulis oleh dua orang
  4. kritik tidak memiliki manfaat sama sekali
  5. media sosial digunakan untuk menyerang seseorang secara fisik

Soal 40

Bacalah kutipan berikut.
“Kota itu tidak pernah benar-benar tidur. Lampu-lampu toko tetap menyala, kendaraan bergerak tanpa henti, dan suara manusia bersahutan hingga larut malam. Bagi sebagian orang, keadaan itu merupakan energi yang menghidupkan kota. Bagi yang lain, keramaian tersebut justru menjadi selimut bising yang sulit disingkirkan.”
  1. suara kota yang memberikan rasa nyaman bagi semua orang
  2. kebisingan yang menyelimuti kehidupan kota dan mengganggu ketenangan
  3. kain yang digunakan untuk menutup sumber suara
  4. suasana kota yang sepenuhnya tenang
  5. suara kendaraan yang hanya terdengar pada malam hari

Kunci Jawaban

Kerjakan seluruh soal terlebih dahulu sebelum melihat bagian ini.

  1. Soal 1: C
  2. Soal 2: B
  3. Soal 3: C
  4. Soal 4: C
  5. Soal 5: C
  6. Soal 6: C
  7. Soal 7: C
  8. Soal 8: B
  9. Soal 9: C
  10. Soal 10: B
  11. Soal 11: C
  12. Soal 12: C
  13. Soal 13: B
  14. Soal 14: C
  15. Soal 15: B
  16. Soal 16: B
  17. Soal 17: B
  18. Soal 18: B
  19. Soal 19: B
  20. Soal 20: B
  21. Soal 21: B
  22. Soal 22: A
  23. Soal 23: B
  24. Soal 24: B
  25. Soal 25: C
  26. Soal 26: B
  27. Soal 27: B
  28. Soal 28: C
  29. Soal 29: C
  30. Soal 30: B
  31. Soal 31: B
  32. Soal 32: C
  33. Soal 33: B
  34. Soal 34: B
  35. Soal 35: C
  36. Soal 36: B
  37. Soal 37: B
  38. Soal 38: B
  39. Soal 39: B
  40. Soal 40: B
Taripar Nababan
Taripar Nababan Belajar dan Berkembang Terus

Posting Komentar untuk "40 Soal TKA Bahasa Indonesia SMA HOTS Berbasis Stimulus Lengkap dengan Kunci Jawaban"